Dark
Light
Dark
Light
Top Banner

Penjelasan Lengkap Seputar Tawaf

Penjelasan Lengkap Seputar Tawaf

Dilansir dari NU Online, tawaf yaitu mengelilingi Baitullah sebanyak tujuh kali putaran dengan posisi Kabah berada di sebelah kiri, dimulai dari Hajar Aswad dan berakhir di Hajar Aswad. Tawaf sendiri dibagi atas 5 jenis. Hal ini sebagaiamana pendapat 4 Imam mazhab. Berkut jenis-jenis tawaf, yakni:

1. Tawaf Ziarah atau Tawaf Ifadah

Tawaf ini dilakukan oleh orang-orang yang melaksanakan ibadah haji. Tawaf Ifadah dilaksanakan usai manasik di Mina, termasuk lontar Jumrah Aqabah, menyembelih, bercukur atau memotong rambut, kemudian kembali ke Makkah, dan setelah sampai di sana mereka melaksanakan tawaf. Tawaf Ifadah termasuk bagian dari rukun-rukun haji, andaikan ditinggalkan maka hajinya tidak sah, juga tidak bisa diganti dengan denda atau dam.

Tawaf ini dinamakan Tawaf Ziarah, karena meninggalkan Mina dan menziarahi Baitullah. Dinamakan Tawaf Ifadah karena dia telah kembali dari Mina ke Makkah. Juga dinamakan Tawaf Haji karena ini termasuk dalam rukun haji.

2. Tawaf Qudum

Tawaf ini dilakukan oleh orang-orang yang jauh, bukan orang-orang Makkah dan sekitarnya, ketika mereka memasuki Makkah. Tawaf ini menyarupai salat dua rakaat tahiyatul masjid. Tawaf Qudum hukumnya adalah sunah.

3. Tawaf Wada’

Tawaf ini merupakan perbuatan terakhir yang dilakukan oleh orang-orang yang berhaji saat hendak melakukan perjalanan meninggalkan Makkah. Tawaf Wada’ termasuk dalam kewajiban haji, sehingga apabila seseorang meninggalkannya, maka ia berdosa dan wajib diganti dengan denda atau dam. Namun demikian, hal tersebut tidak sampai menyebabkan rusaknya ibadah haji.

4. Tawaf Nadzar

Tawaf Nadzar merupakan tawaf yang dinazarkan. Tawaf Nadzar hukumnya wajib dikerjakan karena nazarnya dan waktunya bisa kapan saja.

5. Tawaf Sunnah

Tawaf Sunnah merupakan tawaf yang dilakukan setiap kali seseorang memasuki Masjidil Haram tanpa pakaian ihram dan bukan dalam rangkaian haji. Oleh karena itu, tawaf ini dapat dikerjakan kapan saja apabila memungkinkan, tanpa perlu diikuti dengan Sa’i. Dengan demikian, apabila tawaf ini ditinggalkan tidak akan berdampak pada rusaknya ibadah haji, tidak pula berkonsekuensi pada kewajiban membayar dam.

Syarat Tawaf dan Rukunnya

Setelah mengenali lima jenis tawaf, kita juga perlu mengetahui rukun dan syarat tawaf. Seperti ibadah-ibadah lain dalam ajaran Islam, tawaf juga memiliki syarat wajib dan rukun-rukunnya. Perbedaan antara syarat dan rukun tawaf sendiri, yakni keduanya sama-sama menentukan adanya kepastian hukum.

Namun, rukun tawaf merupakan bagian dari hakikat tawaf, sedangkan syarat tawaf adalah sesuatu yang harus ada, namun berada di luar hakikat tawaf. Hal ini sesuai dengan perbedaan rukun dan tawaf menurut Kitab Ushul Fiqh.

Syarat Sah Tawaf

Berikut syarat tawaf yang dapat menentukan sah atau tidaknya tawaf yang dilakukan oleh umat Islam:

  1. Suci dari hadas kecil dan hadas besar;
  2. Suci dari khabaits (kesucian pakaian dari hadas dan najis);
  3. Menutup aurat;
  4. Khitan bagi laki-laki.

Mengenakan pakaian ihram (pakaian yang dipakai bukan pakaian maghshub, tidak terbuat dari kulit hewan yang dimakan dagingnya, dan bukan pakaian yang terbuat dari sutra atau emas)

Rukun Tawaf

Ada sejumlah hal wajib dalam pelaksanaan tawaf selain syarat tawaf di atas, yakni:

  1. Niat
  2. Tawaf sambil berjalan kaki
  3. Memulai tawaf dari Hajar Aswad
  4. Menempatkan Baitulllah berada di samping kirinya
  5. Memasukkan Hijir Ismail dalam tawaf
  6. Semua badan harus berada di luar Baitullah. Andaikata ia berjalan di atas trap Ka’bah maka tidak sah tawafnya, sebab trap Ka’bah termasuk bagian dari bangunan Ka’bah. Demikian juga andaikata tangannya (lurus ke bawah) segaris dengan trap Ka’bah, maka juga tidak sah tawafnya. Masalah ini sangat pelik dan jarang orang yang mau memperhatikannya. Karena itu, usahakan kita mengetahuinya.
  7. Tawaf dilaksanakan antara Ka’bah dan Maqam Ibrahim
  8. Menyempurnakan tujuh kali putaran, tidak boleh lebih tidak boleh kurang.


Editor:
JADWAL SHOLAT
13 Juli 2024
06 Muharam 1446
Imsak
04:34
Subuh
04:44
Dzuhur
12:00
Ashar
15:22
Magrib
17:54
Isya'
19:08

Hikmah Terkini