Dark
Light
Dark
Light
Top Banner

Instagram Hapus Postingan Democracy Now yang Berisi Wawancara dengan Jurnalis soal Gaza

Instagram Hapus Postingan Democracy Now yang Berisi Wawancara dengan Jurnalis soal Gaza

LONDON, (ERAKINI) - Instagram telah menghapus serangkaian postingan dari akun sayap kiri Amerika, Democracy Now yang berisi mengenai wawancara dengan jurnalis yang mendiskusikan pertemuannya dengan pejuang Hamas tentang perang di Gaza, sebagaimana dilansir dari Arab News, Kamis (11/7/2024).

Postingan yang dihapus pada hari Selasa (9/7/2024) tersebut menampilkan klip wawancara antara pembawa acara Amy Goodman dan jurnalis Jeremy Scahill yang mendiskusikan pertemuannya dengan beberapa pejuang Hamas.

Klip-klip ini segera dihapus setelah Instagram milik Meta memutuskan bahwa klip-klip tersebut melanggar pedoman komunitas mengenai individu dan organisasi berbahaya.

Menurut sumber yang mengetahui pemberitahuan penghapusan tersebut, Instagram menyatakan bahwa klip tersebut dihapus karena menyertakan “simbol, pujian, atau dukungan terhadap orang dan organisasi yang kami anggap berbahaya.”

Salah satu klip menampilkan Scahill mendiskusikan laporannya tentang apakah anggota Hamas mengantisipasi tanggapan militer Israel yang luas setelah serangan pada tanggal 7 Oktober, yang mengakibatkan kematian lebih dari seribu warga Israel dan puluhan ribu warga Palestina selama berbulan-bulan pemboman dan invasi.

Scahill menjelaskan bahwa para pejuang dan pejabat Hamas mengatakan kepadanya bahwa “motivasi utama (untuk serangan 7 Oktober) adalah untuk menutup status quo.”

Setelah penghapusan awal, Democracy Now mengunggah versi ringkas dari klip tersebut.

Sementara itu, menanggapi pertanyaan atas penghapusan postingan tersebut, juru bicara Meta mengakui bahwa video tersebut telah dihapus secara tidak sengaja tetapi kemudian diaktifkan kembali. Namun, belum jelas mengenai alasan spesifik yang mendorong Instagram menandai klip ini sebagai pelanggaran pedoman.

Internasional Terkini