Dark
Light
Dark
Light
Top Banner

Sentil Timwas DPR Soal Pansus Haji, Anwar Abbas: Pansus Itu Kerjanya Apa?

Sentil Timwas DPR Soal Pansus Haji, Anwar Abbas: Pansus Itu Kerjanya Apa?

JAKARTA, (ERAKINI) - Penyelenggaraan Ibadah Haji 2024 di tanah suci yang dimandatkan kepada Kementerian Agama (Kemenag) mendapat sorotan dari Tim Pengawas Haji (Timwas) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. 

Ketua Timwas Haji DPR RI, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, mendorong segara pembentukan panitia khusus (pansus) untuk mengevaluasi pelaksanaan ibadah haji 2024. Menurut Cak Imin, banyak temuan Timwas DPR yang memprihatinkan dan terulang setiap kali pelaksanaan haji.

Beberapa tokoh melihat, temuan Timwas DPR RI soal pelaksanaan ibadah haji 2024 di Arab Saudi mengada-ada dan cenderung politis. Sebab, fakta sebenarnya penyelenggaraan haji 2024 lebih baik ketimbang haji di tahun-tahun sebelumnya.

Salah satu tokoh yang menanggapi soal rencana DPR RI membentuk Pansus tersebut yaitu Buya Anwar Abbas. Amirul Hajj yang juga Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini justru mempertanyakan, apa sebenarnya pekerjaan dari pansus DPR RI tersebut. 

“Saya tidak ngerti pansus itu kerjanya apa,” sentil Buya Anwar saat dihubungi erakini, Rabu (3/7/2024).

Menurut Buya, jika yang dipersoalkan adalah kondisi jemaah di tenda yang berdesak-desakan, hingga jemaah haji keluar tenda saat bermalam di Mina, hal itu bukan kewenangan Kemenag, tetapi pihak Arab Saudi. Masyariq, kata Buya Anwar Abbas, menyediakan space yang terbatas. 

“Oh itu. Space terbatas. Lalu kuota bertambah. Oleh pihak Saudi (masyariq) space tidak ditambah sehingga akhirnya jamaah terpaksa bersempit-sempit. Antrian di kamar mandi, toilet dan tempat wudhu mengular. Pertanyaannya itu salah siapa? Ya salah pihak Saudi atau masyariq bukan salah Kemenag,” tuturnya. 

Sebelumnya, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Akh Fahrur Rozi juga merespons rencana DPR yang akan membentuk Pansus. Menurut dia, kehadiran pansus di DPR sangat kenal nuansa politik. Dia menyebut, pansus di DPR untuk mengevaluasi penyelenggaraan haji 2024 hanya mengada-ada. 

“Pansus haji saya kira tidak perlu karena hanya mengada-ada. Kalau memang ada yang perlu ditanyakan kan bisa dilakukan secara langsung kepada dirjen haji agar tidak ada kesan ini dipolitisir,” kata Gus Fahrur melalui keterangan tertulis, Rabu (3/7/2024).

Pengasuh Pesantren An Nur Bululawang, Malang ini mengatakan, Pansus haji juga tidak akan efektif karena masa tugas anggota DPR juga sangat singkat dan segera berakhir. Apalagi, saat ini juga menjelang pergantian Presiden.

“Mari kita bersama menjaga suasa biar tetap sejuk. Toh jemaah haji juga sudah pulang, tidak ada kendala. Jangan malah elit gaduh agar transisi pemerintahan ini berjalan lancar,” kata Gus Fahrur.


Editor:

Nasional Terkini