Dark
Light
Dark
Light
Top Banner

Tips Agar Kartu Jemaah Haji Tidak Hilang dan Rusak

Tips Agar Kartu Jemaah Haji Tidak Hilang dan Rusak

MAKKAH, (ERAKINI) - Pada musim haji kali ini, smart card atau kartu nusuk menjadi kunci bagi mereka yang akan melaksanakan ibadah haji. Kartu ini nenjadi "tiket masuk" bagi para jamaah haji untuk bisa memasuki area pelaksanaan ibadah puncak haji, yakni Armuzna (Arafah Muzdalifah Mina).

Jelang pelaksanaan ibadah Armuzna mulai 15 Juni 2024, mayoritas calon jamaah haji (CJH) telah memperoleh kartu nusuk itu. Hanya saja, ternyata ada yang kartunya belum dapat, hilang, dan rusak.

Sebagian jemaah yang kartunya hilang biasanya saat mereka berada di kawasan Masjidil Haram. Biasanya kartu mereka jatuh atau faktor lain. 

Banyaknya  jamaah yang kehilangan kartu nusuk itu cukup masuk akal. Sebab, selain tali pengait kartu rawan lepas, kepadatan di Area Masjidil Haram membuat jemaah rawan berdesak-desakan dan membuat kartu lepas. Belum lagi, banyak jemaah yang disinyalir jamaah tanpa visa resmi tengah mengincar kartu ini dari jemaah yang sudah memilikinya.

Lantas bagaimana solusinya? Direktur Layanan Haji Luar Negeri Kemenag RI Subhan Cholid membenarkan bahwa pihaknya menerima laporan kehilangan kartu nusuk jamaah. "Seluruh laporan itu sudah ditindaklanjuti," katanya, di kantor Daker Makkah, Selasa (11/6/2024).

Menurut dia, nantinya seluruh kartu nusuk yang hilang itu akan diganti. Diharapkan, kartu pengganti itu sudah terdistribusi maksimal H-1 pelaksanaan ibadah puncak haji pada 15 Juni. 
Terkait tips mengamankan kartu nusuk agar tidak mudah hilang, Subhan memberikan sejumlah panduan. 

Salah satunya selalu menyimpan kartu nusuk di dalam saku dalam posisi terkait di tali. "Jadi, selain  dikalungkan, kartu dimasukkan ke saku," kata Subhan.

Selain itu, kata Subhan, para jemaah diimbau untuk menyimpan kartunya di tempat yang aman.

Banyaknya  jamaah yang kehilangan kartu nusuk itu cukup masuk akal. Sebab, selain tali pengait kartu rawan lepas, kepadatan di Area Masjidil Haram membuat jamaah rawan berdesak-desakan dan membuat kartu lepas. 


Editor:

Nasional Terkini