Presiden Prabowo Subianto telah mengumumkan nama-nama menteri dan kepala badan yang mengisi kabinet periode 2024-2029. Pengumuman kebinet ini disampaikan Prabowo di Istana Negara pada Minggu (20/10/2024) malam didampingi Wapres Gibran Rakabuming Raka dan Wakil Ketua DPR RI dari Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.
Dari 53 nama menteri dan kepala badan, terdapat empat nama yang merupakan alumni SMA Taruma Nusantara. Keempatnya adalah Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunanan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan Sekretris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
1. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) AHY merupakan lulusan terbaik SMA Taruna Nusantara Magelang tahun 1997. AHY lahir di Bandung, 10 Agustus 1978. Semasa sekolah AHY dikenal siswa yang memiliki kecerdasan luar biasa. Tak heran bila AHY dinobatkan sebagai Lulusan Terbaik SMA Taruna Nusantara 1997. AHY meraih Garuda Trisakti Tarunatama Emas.
AHY kemudian melanjutkan Pendidikan ke Akademi Militer (Akmil). Selama bersekolah militer, AHY sudah mengemban amanah sebagai Komandan Resimen Korps Taruna pada 1999. Selain itu, dia menjadi salah satu anggota dari Drumband Canka Lokananta Akademi Militer sebagai penabuh bass drum atau macan tidar.
Pada tahun 2000, AHY menyelesaikan pendidikan Akmil dengan meraih dua penghargaan bergengsi. Ia dinobatkan sebagai Lulusan Terbaik (Adhi Makayasa) dan Tri Sakti Wiratama,prestasi tertinggi dengan penilaian kolektif dari mental, fisik, dan kecerdasan intelektual.
AHY sebelumnuya menjabat sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) sejak 21 Februari 2024. AHY juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Demokrat sejak tahun 2020 menggantikan ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Pendidikan awalnya dimulai di SD Katolik Santo Yosef Ngawi, dilanjutkan ke SMP Negeri 2 Ngawi, lalu SMA Taruna Nusantara Magelang. Ia meraih gelar Sarjana di bidang Konservasi Sumberdaya Hutan dari Universitas Gadjah Mada pada tahun 2006.
Prasetyo memulai karier politiknya dengan bergabung ke Partai Gerindra. Sejak 2008, ia menjabat sebagai Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan DPP Partai Gerindra.
Perjalanan politiknya semakin mantap ketika dilantik sebagai anggota DPR pada 1 September 2020, menggantikan Harry Poernomo yang mengundurkan diri.
Sebelum terjun ke politik, ia memiliki pengalaman di sektor swasta. Ia pernah menjabat sebagai Komisaris PT Sentra Strategis Indonesia dan Direktur Utama di PT Tusam Hutani Lestari.
3. Sugiono
Sugino termasuk orang dekat Prabowo. Sugiono satu angkatan dengan AYH di SMA Taruna Nusantara. Ia kemudian menempuh pendidikan S1 Teknik Komputer di Universitas Norwich, S2 Magister Manajemen dan Magister Bisnis University of Konstanz.
Sugiono berlatar belakang prajurit Kopassus dengan pangkat terakhir Letnan Satu. Ia merupakan mantan sekretaris pribadi Prabowo yang pernah menjabat Wakil Ketua Umum Bidang Kaderisasi dan Informasi Strategis DPP Partai Gerindra (2014-2020), anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra (2014-2020), Wakil Ketua Harian DPP Partai Gerindra (2020-2025) hingga menjadi Wakil Ketua Umum.
Pemuda Jawa kelahiran Takengon, Aceh, 11 Februari 1979 ini terbilang sosok pemuda cerdas yang ada di lingkaran terdekat Prabowo. Bahkan tak sedikit yang mengatakan bahwa Sugiono merupakan anak ideologis Prabowo.
Di mata para kader Gerindra, Sugiono dinilai memiliki banyak kesamaan dengan Prabowo. Selain dikenal cerdas, juga cermat dalam menanggapi persoalan dan tegas dalam bersikap.
Mayor Teddy adalah ajudan Prabowo Subianto sejak menjabat Menteri Pertahanan (Menhan). Dia mengemban tugas sebagai ajudan Prabowo sejak 2020.
Sebelum menjadi ajudan Menhan RI Prabowo Subianto, Teddy adalah asisten ajudan Presiden Jokowi pada tahun 2014-2019. Tahun 2020 Kapten Inf Teddy Indra Wijaya telah menjadi salah satu perwira TNI AD yang berhasil meraih kualifikasi Pasukan Elit US Army Ranger.
Ranger School adalah program sekolah pasukan paling elite di Angkatan Darat AS untuk menghasilkan lulusan US Army Ranger bagi Resimen Ranger. Setelah kembali di Tanah Air, dia dipercaya menjadi ajudan Menhan Prabowo Subianto.