Dark
Light
Dark
Light
Top Banner

Kisah Bukayo Saka di Piala Eropa, Bintang Muda Inggris yang Bikin Capello dan Avram Grant Angkat Topi

Kisah Bukayo Saka di Piala Eropa, Bintang Muda Inggris yang Bikin Capello dan Avram Grant Angkat Topi

JAKARTA, (ERAKINI) - Bukayo Saka tampil memukau dan penyelamat bagi Inggris atas Swiss dalam perempat final Piala Eropa 2024, Minggu (7/7/2024) dini hari. Panel pengamat teknis UEFA yang terdiri dari dua pelatih top dunia, Fabio Capello dan Avram Grant, memberikan pujian tinggi atas pengaruh Saka dalam pertandingan krusial itu.

Apa yang dialami Bukayo Saka pada turnamen Euro 2024 ini bisa menjadi pelipur lara bagi sang pemain Arsenal. Publik Inggris mungkin masih ingat final Piala Eropa 2020. Tendangan penalti Bukayo Saka mampu diselamatkan penjaga gawang Italia sehingga mengubur mimpi Inggris untuk merebut Piala Eropa untuk pertama kali.

Tapi, di turnamen Euro kali ini Bukayo Saka tampil luar biasa dan terpilih sebagai Pemain Terbaik Inggris setelah membantu menciptakan akhir yang berbeda melawan Swiss. Keberhasilannya mengonversi penalti ketiga Inggris dalam adu penalti 5-3, juga menarik banyak perhatian pasca-pertandingan.

Namun bagi pengamat teknis UEFA Fabio Capello dan Avram Grant, penampilan menyeluruh Saka lah yang patut mendapat perhatian. Saka, yang terkenal dengan kecepatan dan kemampuan dribelnya, pantas menjadi pusat perhatian dalam pertandingan itu. Gol indahnya pada menit ke-80 menjadi penyama kedudukan sekaligus membuka harapan bagi Inggris setelah tertinggal lebih dulu.

"Saka menunjukkan kemampuan luar biasa dalam menghadapi lawan satu lawan satu dan kontribusinya sangat vital bagi permainan Inggris malam ini," ujar Capello mengomentari kontribusi Saka, dilansir laman uefa.com.

Avram Grant juga menyoroti betapa pentingnya peran winger muda ini dalam strategi Gareth Southgate. "Saka tidak hanya mencetak gol yang penting, tetapi dia juga aktif dalam membawa bola ke daerah lawan dan memberikan umpan-umpan berbahaya,"katanya.

Manajer Inggris, Gareth Southgate, turut memberikan pujian kepada Saka atas penampilannya yang luar biasa. "Kami merasakan dominasi di sisi kanan berkat permainan Saka. Dia memiliki keunggulan dalam menghadapi lawan satu lawan satu dan memberikan umpan-umpan yang berarti," kata Southgate.

"Dia telah menunjukkan kematangan dalam menghadapi momen-momen penting seperti ini, dan penampilannya hari ini sungguh luar biasa," tambahkanya.

Menurut statistik pertandingan, Saka mencatatkan 25 penetrasi bola ke sepertiga akhir lapangan dan sembilan umpan silang sukses. Hal ini menunjukkan betapa aktifnya dia dalam menyerang.

Keberhasilannya dalam mencetak gol tersebut juga menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain muda berbakat yang patut diperhitungkan di level internasional.

Dengan kemenangan ini, Inggris melangkah ke semifinal dan akan menghadapi Belanda. Tentu semua mata akan kembali tertuju pada Bukayo Saka untuk melihat apakah dia bisa melanjutkan penampilan gemilangnya dan membawa Inggris lebih jauh lagi dalam turnamen ini.

Pemilik nama lengkap Bukayo Ayoyinka Gabriel Temidayo Saka, lahir pada 5 September 2001. Saka berdarah Nigeria yang kini meniti karier sebagai gelandang sayap untuk klub Arsenal serta timnas Inggris.

Karier internasionalnya dimulai dari level junior, dimana Saka telah memperkat timnas Inggris mulai dari U-16 hingga U-21, sebelum akhirnya membuat debutnya untuk timnas senior pada Oktober 2020.

Keberhasilannya membawa Inggris mencapai final Kejuaraan Eropa UEFA 2020 serta berperan penting dalam perjalanan mereka di Piala Dunia FIFA 2022 menegaskan posisinya sebagai salah satu talenta terkemuka dari generasinya.

Dengan kemampuan dribel yang mumpuni, visi permainan yang cemerlang, serta ketangguhan dalam menghadapi lawan, Saka telah menjadi sosok yang tak tergantikan di sisi kanan serangan untuk klubnya maupun timnas Inggris.

Keberhasilannya mencetak gol-gol penting dan memberikan umpan-umpan krusial juga membuatnya menjadi favorit bagi para penggemar sepak bola di seluruh dunia.

Pada usia yang masih muda, Bukayo Saka telah menunjukkan potensi besar untuk menjadi salah satu bintang masa depan sepak bola Inggris, serta inspirasi bagi para pemain muda yang bermimpi untuk menggapai puncak dalam karier sepak bola.

 


Editor:

Sport Terkini